Menu

KEMULIAAN ADZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN (1)

📜 Edisi Ngaji Kitab Ulama
📚 Keutamaan Ummat Muhammad
📝 Sayyid Muhammad Al Maliki
♻ Halaqoh 5

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 7

إِنَّ الشَّيْطَا نِ إِذَا سَمِعَ النِّدَاءَبِا لصَّلَاةِ ذَهَبَ حَتَّى يَكُوْنَ مَكَانَ الرَّوْحَاءِ. قَالَ الرَّاوِىْ : وَالرَّوْحَاءُمِنَ الْمَدِيْنَةِ عَلَى سِتَّةٍ وَثَلَا ثِيْنَ مِيْلًا.

Jabir ra. telah mendengar Rasulullah Saw. bersabda : “Sesungguhnya setan jika mendengar suara azan/seruan salat, maka ia lari ke Rauha”.(Perawi berkata bahwa Madinah ke Rauha’ sejauh tiga puluh enam mil). (HR. Muslim)

IMG_20130521_184545

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 8

لَوْأَقْسَمْتُ لَبَرَرْتُ, إِنَّ أَحَبَّ عِبَادِاللَّهِ إِلَى اللَّهِ لَرُعَا ةُ الشَّمْسِ وَالْقَمَرِ يَعْنِى الْمَؤَذِّنِيْنَ , وَاِنَّهُمْ لَيُعْرِ فُوْنَ يَوْمَ الْقِيَا مَةِ بِطُوْلِ أَعْنَا قِهِمْ.

Anas bin Malik ra. berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda : “Andaikan aku bersumpah tentu aku memenuhinya. Sesungguhnya hamba yang paling disukai Allah adalah orang-orang yang selalu meneliti peredaran matahari dan bulan (para muazin). Di hari kiamat kelak, mereka dikenal lebih panjang lehernya daripada orang banyak.” (HR. Ath-Thabarani)

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 9

يَغْفَرُ لِلْمُؤَذِّنِ مُنْتَهَى أَذَانِهِ وَيَسْتَغْفِرُ لَهُ كُلُّ رَطْبٍ وَيَا بِسٍ سَمْعَهُ.

Abdullah bin Umar berkata bahwa Nabi Saw. bersabda : “Diampuni dosa-dosa muazin sejauh suaranya dan semua benda yang mendengar suaranya, baik yang basah atau yang kering akan memintakan ampun untuknya.” (HR. Ahmad)

Bersambung…

والله اعلم بالصواب

___✍🏻Anwar Musyaddat

Daftar # nama # asal
Kirim ke 085732125600

📜 Edisi Ngaji Kitab Ulama
📚 Keutamaan Ummat Muhammad
📝 Sayyid Muhammad Al Maliki
♻ Halaqoh 6

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 10

مَنْ أَذَّنَ سَبْعَ سِنِيْنَ مُحَتَسِبًا كُتِبَ لَهُ بَرَاء َةًمِنَ النَّارِ.

Abdullah bin Abbas ra. berkata bahwa Nabi Saw. bersabda :
“Barangsiapa berazan selama tujuh tahun, penuh dengan kepercayaan dan pengharapan, maka tercatat untuknya bebas dari neraka.” (HR. At-Tirmidzi)

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 11

اَلْمُؤَذِّنُوْ نَ أَطْوَلُ النَّاسِ أَعْنَاقًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ.

Mu’awiyah ra. telah mendengar Rasulullah Sa. bersabda :
“Muazin itu kelak di hari kiamat lebih panjang lehernya daripada orang banyak.”
(HR. Muslim)

Imam Nawawi : paling banyak pahalanya

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 12

مَنْ أَذَّ نَ اِثْنَتَىْ عَشْرَةَ سَنَةً وَجَنَتْ لَهُ الْجَنَّةُ وَكُتِبَ لَهُ بِتَأْ ذِيْنِهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ سِتًّوْنَ حَسَنَةً , وَلِكُلِّ إِقَا مَةٍ ثَلُاثُوْنَ حَسَنَةً.

Abdullah bin Umar berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda :
“Barangsiapa azan selama dua belas tahun, maka wajib baginya memperoleh surga, tercatat pula untuknya setiap azan enam puluh kebaikan setiap iqamah tiga puluh kebaikan.”  (HR. Ibnu Majah)

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 13

إِنَّ خِيَا رَعِبَا دِ اللَّهِ الَّذِ يْنَ يُرَاعُوْنَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَوَالْنُّجُوْمَ لِذِكْرِاللَّهِ.

Nabi Saw. telah bersabda :
“Sesungguhnya hamba-hamba Allah yang terpilih ialah orang-orang yang selalu memperhatikan perputaran matahari, bulan, dan bintang (muazin yang selalu memperhatikan waktu) untuk salat.” (HR. Ath-Thabarani, Al-Bazzar, dan Al-Hakim)

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 14

إِنَّ الْمُؤَذِّنِيْنَ وَالْمُلَبِّيْنَ يَخْرُجُوْنَ مِنْ قُبُوْرِ هِمْ يُؤَذِّنُ الْمُؤَذِّنُ وَيُلَبِّى الْمُلَبِّى.

Jabir ra. berkata bahqwa Rasulullah Saw. bersabda :
“Para muazin dan orang-orang yang menyambutnya keluar dari kubur mereka masih seperti semula. Muazin keluar sambil berseru dan yang biasa menjawab juga keluar sambil menyambut.” (HR. Ath-Thabarani)

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 15

ثَلَا ثَةٌ عَلَى كُثْبَا نِ الْمِسْكِ وَأَرَاهُ قَالَ: يَوْ مَ الْقِيَا مَةِ . زَادَ فِى رِوَايَةٍ : يًغْبِطُهُمُ الْأَوَّلُوْنَ وَالْاَخِرُوْنَ : عَبْدٌ أَدَّى حَقَّ اللَّهِ وَحَقَّ مَوَالِيْهِ , وَرَجُلٌ أَمَّ قَوْمًا وَهُمْ بِهِ رَاضُوْنَ وَرَجُلٌ يُنَا دِىْ بِا الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ فِى كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ.

Abdullah bin Umar ra. berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda :
“Tiga orang di hari kimat nanti akan berada di atas bukit dari misik. Mereka bersuka-ria di antara orang-orang terdahulu dan terakhir. Yaitu, seorang hamba sahaya yang dapat menunaikan hak-hak tuannya, seorang imam yang disukai oleh rakyatnya, dan seseorang yang menyeru untuk salat (muazin) setiap hari .” (HR. At-Tirmidzi)

Bersambung…

والله اعلم بالصواب

___✍🏻Anwar Musyaddat

📜 Edisi Ngaji Kitab Ulama
📚 Keutamaan Ummat Muhammad
📝 Sayyid Muhammad Al Maliki
♻ Halaqoh 7

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 16

لَا يَهُو لُهُمُ الْفَزَعُ الْاَكْبَرُ وَلَا يَنَا لُهُمُ الْحِسَا بُ , هُمْ عَلَى كُثُبٍ مِنْ مِسْكٍ حَتَّى يَفْرُ غَ مِنْ حِسَا بِ الْخَلَا ئِقِ.

Dalam riwayat lain Rasulullah Saw. telah bersabda :
“Mereka tidak takut dan tidak gentar menghadapi hari yang amat menakutkan itu dan tidak takut pula menghadapi perhitungan amal perbuatannya. Mereka berada di atas bukit dari misik, hingga selesai perhitungan semua amal perbuatan semua makhluk.”

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits  17

ثلَاَ ثَةٌ عَلَى كُثْبَا نِ الْمِسْكِ يَوْ مَ الْقِيَا مَةِ لَا يَهُوْ لُهُمُ الْفَزَعُ وَلَا يَفْزَعُوْ  نَ حِيْنَ يَفْزَعُ النَّاسُ.

Dalam riwayat lain Ibnu Umar ra. berkata bahwa seandainya ia tidak mendengar Rasulullah Saw. satu persatu (ia menghitungnya hingga tujuh kali), niscaya ia tidak akan menceritakan tentang itu. Ibnu Umar mendengar Rasulullah Saw. bersabda :
“Ada tiga orang, di hari kiamat nanti mereka berada di atas bukit dari misik. Mereka tidak takut  dan tidak gentar, di mana semua manusia pada waktu itu dalam ketakutan.”  (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Kabir)

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 18

اَلْمُؤَذِّنُ الْمُحْتَسِبُ كَا لشَّهِيْدِ الْمُتَشَحِّطِ فِى دَ مِهِ يَتَمَنَّى عَلَى اللَّهِ مَا يَشْتَهِى بَيْنَ الْأَذَا نِ وَ الْاِقَامَةِ.

Abdullah bin Umar ra. berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda :
“ Muazin yang berseru dengan penuh keimanan dan pengharapan pada rahmat karunia Allah sama dengan orang yang mati syahid yang berlumuran darah. Dia berharap agar dapat kembali ke dunia karena besarnya pahala azan dan iqamah.” (HR. Ath-Thabrani)

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 19

Harapan orang yang mati syahid, Anas bin Malik berkata bahwa Nabi Saw. bersabda, “Tidak seorang pun yang telah masuk surga, tetapi senang kembali ke dunia, padahal di dunia seudah tidak mempunyai apa-apa kecuali orang yang mati syahid. Ia berharap dapat kembali ke dunia, lalu terbunuh (dalam perang sabilillah) sepuluh kali. Karena ia tahu karunia yang diberikan kepadanya.” (HR. Bukhari-Muslim)

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 20

اَلْمُؤَذِّنُ الْمُحْتَسِبُ كَا لشَّهِيْدِ الْمُتَشَحِّطِ فِى دَمِهِ إِذَا مَا تَ لَمْ يُدَوِّدْفِى قَبْرِهِ.

Abdullah bin Umar ra. berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda :

“Muazin yang beriman dan berharap pada karunia Allah seperti orang yang mati syahid yang berlumuran darah, jika mati tubuhnya tidak akan berulat (dimakan ulat) di kuburnya.” (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Kabir)

والله اعلم بالصواب

___✍🏻Anwar Musyaddat

Daftar # nama # asal
Kirim ke 085732125600

📜 Edisi Ngaji Kitab Ulama
📚 Keutamaan Ummat Muhammad
📝 Sayyid Muhammad Al Maliki
♻ Halaqoh 8

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 21

إِذَاأَذَّنَ فِى قَرْيَةٍ أَمَّنَهَا اللَّهُ عَزَّوَجَلَّ مِنْ عَذَابِهِ ذَلِكَ الْيَوْمَ.

Anas bin Malik ra. berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda :
“Apabila diserukan azan di suatu kampung, maka Allah Azza wa Jalla akan menyelamatkan penduduk kampung itu dari azab-Nya pada hari itu.” (HR. Ath-Thabrani)

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 22

أُيُّمَا قَوْمٍ نُوْدِىَ فِيْهِمْ بِا لْاَذَانِ صَبَاحًا إلَّا كَانُوْافِى أَمَانِ اللَّهِ حَتَّى يُمْسُوْ اَوَأَيُّمَا قَوْ مٍ نُوْ دِ ىَ فِيْهِمْ بِا لْاَذَانِ مَسَا ءً إِلَّا كَانُوْ فِى أَمَا نِ اللَّهِ حَتَّى يُصْبِحُوْا.

Dalam riwayat lain, Rasulullah Saw. bersabda :
“Tiada suatu kaum yang diserukan azan pada mereka di waktu pagi, melainkan mereka dalam perlindungan Allah hingga waktu sore, dan jika diserukan pada waktu sore, maka mereka dalam perlindungan Allah hingga waktu pagi.” (HR. Ath-Thabrani)

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 23

مِنْ سَمِعَ الْمُؤَذِّنَ فَقَا لَ مِثْلَ مَا يَقُوْلُ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ.

Hilal bin Yasaf mendengar Mu’awiyah telah mendengar Rasulullah Saw. bersabda :
“Barangsiapa mendengar seruan muazin, lalu membaca seperti apa yang diserukan, maka baginya pahala sama dengan pahala yang diperoleh muazin itu.” (HR. Ath-Thabrani)

KEUTAMAAN AZAN DAN KEMULIAAN MUAZIN – Hadits 24

مَنْ أَدْرَكَهُ الْأَذَانُ فِى الْمَسْجِدِ ثُمَّ خَرَجَ لَمْ يَخْرُجْ لِحَا جَةٍ وَهُوَ لَا يُرِيْدُ الرَّجْعَةَ فَهُوَ مُنَا فِقٌ.

Ustman bin Affan ra. berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda :
“Barangsiapa mendapatkan seruan azan di masjid, kemudian ia keluar tanpa ada kperluan sesuatu dan tidak bermaksud kembali ke masjid, maka ia dianggap sebagai orang munafik.” (HR. Ibnu Majah)

والله اعلم بالصواب

Edisi Ngaji Kitab Ulama

___✍🏻Anwar Musyaddat

Daftar # nama # asal
Kirim ke 085732125600